Setting Angin Karburator Menurut Kondisi Mesin

Posted by Joe Arisman On Selasa, 26 Juni 2012 7 comments

Pada dasarnya setting angin sepeda motor standart atau masih bawaan pabrik tidak terlalu sulit.Tapi untuk orang awam setting angin sepeda motor hanya diputar-putar baut setelanya saja tanpa mengetahui apakah settinganya itu sudah pas untuk motor nya atau tidak.

Ada beberapa 2 tipe setting angin karburator yang baik dan benar.Untuk pertama
1.Pada kondisi mesin dingin.
 Pada saat kondisi mesin dingin ada benarnya juga menyetting angin karburator agar pada saat pagi hari atau mesin dalam kondisi dingin.diputaran rendah ,atau saat pemanasan suara mesin agar tak mbrebet .Sering dijumpai pula pada motor jaman sekarang tak ada motor yang pada saat kondisi mesin dingin suara mesin tak mbrebet .
 a.Cara setting:
-Starter sepeda motor dan putar setelan stasioner sampai keputaran mesin yang terasa mbrebet.
-Kemudian putar setelan angin karburator kekanan sampai terasa mesin ingin mati.
-Setelah itu putar kekiri sampai suara mesin tertinggi atau putaran mesin tak mbrebet.
-Turunkan putaran stationer ke putaran mesin yang anda ingin kan.
 b.kelebihan setting karburator dikondisi mesin dingin ini biasanya menghilangkan mbrebet ketika dipagi hari.
 c.kekurangan nya yaitu ketika mesin panas dimungkinkan stationer atau putaran mesin menjadi lebih tinggi .

2.Pada kondisi mesin panas.
Cara setting angin karburator pada kondisi mesin panas atau sudah berjalan sering dipakai para mekanik untuk mendapatkan hasil yang signifikan.kuncinya adlah pada putaran tertinggi .
a.Cara setting
-starter sepeda motor ,dan putar setelan stationer sampai pada putaran mesin tertinggi.
-kemudian putar setelan angin karburator kekanan samapai terasa mesin akan mati.
-Putar lagi setelan angin karburator kekiri sampai terasa mesin tak mbrebet dan putaran mesin los tak ada hambatan.
-Putar kembali setelan stationer sesuai keinginan anda.Yang sekianya pas untuk kondisi mesin panas dan dingin.
b.Kelebihan setting disaat kondisi mesin sudah berjalan atau panas membuat mesin dalam kondisi prima saat kondisi apapun.
c.Kekurangan nya yaitu jika setelan stationer terlalu rendah maka dipagi hari motor juga susah stationer.Karena saat mesin dingin ruang pembakaran belum sepenuhnya terisi campuran bahan bakar.

7 comments:

dinklate mengatakan...

baguslah ilmu setting kaburator ni,,boleh di cuba-cuba kat motosikal sendiri,,lagi best..

Anonim mengatakan...

wah tips yang keren om joe. makasih ilmunya.
:)

Ricah mengatakan...

wah, bgus bgt gan artikel ente...#1thumbup

Obat Kembali Gadis mengatakan...

Mengunjungi blog yang bagus dan penuh dengan informasi yang menarik adalah merupakan kebahagiaan tersendiri.... teruslah berbagi informasi

Anonim mengatakan...

Maaf saya hanya sharing, sebenarnya cara setting karburator yg paling benar adalah cara ke dua (pada saat mesin panas), karena cara itulah yg benar2 mengetahui keinginan mesin motor kita.

Oh ya utk cara setting yg ini "Turunkan putaran stationer ke putaran mesin yang anda ingin kan" sebenarnya bukan putaran mesin yg kita inginkan, tapi dengerin suara mesin yg terus naik seiring putaran setelan angin berlawanan jarum jam, pada saat terus meninggi maka ada saat dimana suara mesin akan turun, nah disitulah kita bisa tentukan mau setel basah / kering, basah=pada saat kondisi mesin terkencang. Kering=pada saat mesin turun dr naiknya RPM setelan angin sebelumnya.
Perlu banyak latihan agar bisa mengerti kebutuhan mesin motor kita, jangan lupa cek busi sebagai indikator kekeringan / kebasahan setelan karburator.

Correct me if i'm wrong :-)

http://www.facebook.com/teguh.prasetya.739

Muhammad Mustofa mengatakan...

HEBAT

Muhammad Mustofa mengatakan...

hebat coy

Poskan Komentar