Tips Memilih Klep Sesuaikan Piston

Posted by Joe Arisman On Sabtu, 04 Agustus 2012 1 comments
mengukur diameter piston
Mengukur diameter piston
mengukur diameter klep
Mengukur diameter klep
Halo brothers sudah tahukah kalian ketik kalian memilih klep harus menyesuaikan dengan piston? Dalam dunia otomotif memang inti dari kohar adalah part di bagian Silinder dan silinder head. Walaupun sektor lainya mempengaruhi tapi di sektor ruang pembakaran lah tempat yang paling signifikan ketika kita menginginkan performa yang lebih dari motor kita.

Seperti dalam kecepatan kendaraan bermotor,misal dalam mesin standart 110 cc hingga 135cc maksimal kecepatan mungkin tidak lebih dari 130 km/jam banyak menemukan sepeda motor dengan ukuran ban depan 250-17 dan untuk ban belakang 275-17. Jadi dengan motor yang berbasis 110-135cc masih mampu menggunakan ban dengan ukuran 250 dan 275-17. Diantara kecepatan dan ukuran ban akan ada kesinambungan karena ban juga faktor yang menentukan kestabilan kecepatan motor itu sendiri.

Ban luar pun ada batas maksimal kecepatan misal untuk kode ban 2.75-N17 4PR dalam kode N ini memiliki arti maksomal kecepatan yang dianjurkan adalah 140 km/jam. Jadi ban mampu bekerja dengan stabil saat berbelok,lurus maupun disaat pengereman dengan kecepatan maksimal 140 km/jam. Masuk akal bukan?

Dalam piston pun juga berkesinambungan dengan klep,dalam menentukan diameter klep buang dan isap kita harus mengukur diameter piston terlebih dahulu. Contoh dalam sepeda motor astrea grand piston yang berukuran 50mm menggunakan klep yang berdiameter 23 dan 20mm kenapa? Dalam rumusan buku Alexander Grahambel 4 Stroke Performance Tuning dikatakan bahwa jumlah diameter klep isap dan buang sebaiknya tidak melebihi diameter piston.

Jadi misal klep buang dan isap berukuran 23 dan 20mm dijumlahkan akan menghasilkan 43mm sedangkan diameter piston 50mm.Jelas lebih kecil bukan? Rumusan itu banyak digunakan para pembuat sepeda motor maupun mobil. Klep besar tidak menentukan bahwa motor itu bisa menghasilkan tenaga yang besar pula. tenaga yang besar dihasilkan dari keefisisensian motor dan tepatnya settingan.


1 comments:

Anonim mengatakan...

Mantap , betul sekali

Poskan Komentar